Bandung, 2 Desember 2025 – Bhakti Kencana University (BKU) kembali menunjukkan komitmennya dalam peningkatan kompetensi tenaga kependidikan melalui keikutsertaan dalam Program Tendik Berdampak 2025, sebuah program strategis yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui Direktorat Sumber Daya, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Program ini dirancang untuk memperkuat kompetensi teknis, sosio kultural, serta profesionalisme tenaga kependidikan agar mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi dan tuntutan layanan pendidikan tinggi masa kini.

Pada tahun ini, BKU mengirimkan lima orang tenaga kependidikan untuk berpartisipasi dalam program tersebut. Mereka masing-masing mewakili bidang Arsiparis, Pranata Komputer, Pranata Humas, Pustakawan, dan Administrasi. Lima peserta ini diharapkan dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara optimal dan membawa pulang praktik baik bagi pengembangan layanan di unit kerja masing-masing.

Program Tendik Berdampak 2025 dibuka dengan Seminar Nasional bertajuk “AI dalam Pelayanan Prima: Meningkatkan Efisiensi dan Kualitas Pelayanan Pendidikan” yang diselenggarakan pada 25 November 2025 secara hybrid melalui Zoom dan YouTube Kemdiktisaintek. Seminar ini menekankan pentingnya pemanfaatan kecerdasan buatan untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan, sekaligus mengajak tenaga kependidikan memahami peran strategis mereka dalam transformasi digital.

Setelah seminar, peserta memasuki tahap Pembelajaran Modul Digital melalui platform MOOC ICE-Institute. Pada tahap ini, peserta dari berbagai perguruan tinggi mempelajari materi sesuai bidang masing-masing, mulai dari Pranata Humas, Arsiparis, Pranata Komputer, Pustakawan hingga Pranata Laboratorium Pendidikan. Pembelajaran berlangsung intensif selama empat hari dan menjadi dasar seleksi peserta yang akan melanjutkan ke tahap berikutnya.

Tahap ketiga adalah Workshop dan Benchmarking yang dilaksanakan secara luring pada 15–19 Desember 2025 di beberapa perguruan tinggi mitra, antara lain IPB University, BINUS University, Universitas Gadjah Mada, Universitas Airlangga, Universitas Indonesia, Universitas Padjadjaran, hingga Universitas Sebelas Maret. Dalam kegiatan ini, peserta berkesempatan melihat langsung praktik terbaik (best practices) dari perguruan tinggi yang telah maju dalam pengembangan layanan tenaga kependidikan. Peserta terbaik berpeluang memperoleh rekomendasi program beasiswa gelar maupun non-gelar pada tahun 2026.

Direktur Sumber Daya Manusia BKU, Ade Zatnika, SIP., MM., menyampaikan bahwa keikutsertaan BKU dalam program ini merupakan bagian dari upaya penguatan kualitas layanan internal secara berkelanjutan.

“Kami mendorong tenaga kependidikan BKU untuk terus mengembangkan kompetensi dan membuka diri terhadap perubahan, terutama dalam menghadapi akselerasi teknologi dan tuntutan layanan yang semakin tinggi. Program Tendik Berdampak ini menjadi kesempatan penting bagi tendik kami untuk belajar, bertukar wawasan, dan membawa inovasi baru ke lingkungan kerja BKU,” ujarnya.

Melalui partisipasi dalam program nasional ini, BKU berharap para tendik dapat semakin profesional, adaptif, dan mampu berkontribusi lebih besar dalam mewujudkan pelayanan pendidikan yang unggul dan berdampak bagi seluruh sivitas akademika.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *